menyiasati pruduktivitas yang rendah.

Diposting oleh Fuad pada 06:02, 14-Mar-12

Produktivitas kerap menjadi masalah bagi sebuah bisnis tanpa memandang usia. Patut diketahui bahwa ada beberapa waktu yang menjadi saat- saat puncak tingkat produktivitas seseorang. Di satu waktu seseorang bisa sangat produktif sementara di saat lain ia kurang produktif dan kurang fokus. Maka dari itu, bekerja keras di luar waktu-waktu terbaik itu bisa dipastikan hanyalah pembuangan waktu dan tenaga karena hasilnya tidak maksimal dan lebih lama. Mengetahui kapan puncak produktivitas Anda ialah sebuah kiat yang telah banyak dibahas dan sekali lagi perlu ditekankan bahwa jam-jam terbaik Anda hanyalah yang paling berharga. Bahkan jika Anda memiliki banyak waktu di kantor atau mengerjakan aktivitas bisnis, Anda bisa melakukan kegiatan yang lebih membosankan ke jam-jam saat tingkat produktivitas lebih rendah merupakan trik yang bisa ditempuh. Dengan begitu, Anda masih bisa tetap produktif tanpa harus kehilangan akal sehat. Jadi, tanpa mempedulikan apa profesi Anda, daripada terus menerus bekerja selama 8 jam, Anda bisa mencoba berhenti setelah dua jam bekerja dengan baik. Lakukan aktivitas lainnya selama beberapa jam kemudian kembalilah dan lakukanlah kegiatan semula dengan lebih berapi- api. Ini lebih baik daripada Anda memaksakan diri meneruskan untuk mengerjakan satu aktivitas padahal energi dan fokus Anda untuk itu sudah benar-benar kering. Nah, bagaimana jika Anda belum tahu persis saat puncak produktivitas Anda? Cobalah untuk melakukan pemetaan energi selama satu hari bekerja. Cara lain untuk menggenjot produktivitas
ialah dengan mengelola waktu dengan lebih bijak. Caranya ialah dengan menggunakan “proyek yang tertunda”, terapkan sebuah siklus kerja 30/30 menit, dan fokuslah pada 1 hingga 3 jenis kegiatan dalam sehari. Alihkan perhatian Anda dari satu aktivitas ke aktivitas lainnya untuk mendapatkan pikiran yang lebih segar. Lalu kapan kita bisa mengetahui kita tidak bekerja dengan produktif dan harus beralih ke kegiatan lain? Sederhana saja. Saat Anda merasa bahwa Anda terlalu memaksakan diri untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan, bisa dipastikan Anda tidak sedang bekerja dengan produktif. Beranjaklah dan kerjakan sesuatu yang lain yang tidak menuntut Anda untuk berpikir terlalu banyak. Semakin produktif seseorang saat bekerja, semakin baik stabilitas pekerjaannya, peluang promosinya juga lebih tinggi. Dan begitu juga potensi rekrutmen. Semuanya akan menstabilkan dan meningkatkan pendapatan pribadi, menyeimbangkan aspek-aspek dalam kehidupan Anda. Sekali lagi produktivitas ialah tentang kualitas bukan kuantitas.

masalah ekonomi yang berada di indonesia

Diposting oleh Fuad pada 19:24, 07-Mar-12

Nehara Indonesia termasuk negara yang sedang
berkembang yang selalu dihadapkan pada masalah-
masalah sebagai berikut:
-Kemiskinan, adalah manifestasi dari keadaan
kekurangan dan keterbelakangan masyarakat. Di
Indonesia, batas garis kemiskinan yang ditetapkan
oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang mengacu
pada kebutuhan minimum 2.100 kilo kalori per
kapita per hari, ditambah dengan kebutuhan minimum nonmakanan yang merupakan kebutuha
dasar seseorang yang meliputi sandang, pangan,
papan, sekolah, transpotasi, dan lain-lain.

Macam-macam kemiskinan sebagai berikut:
1. Kemiskinan mutlak (absolute), yaitu kemiskinan
yang disebabkan karena tingkat pendapatannya
tidak dapat menutup kebutuhan hidup minimum. 2. Kemiskinan relatif, yaitu kemiskinan yang lebih
banyak ditentukan oleh keadaan lingkungan
sekitarnya.
3. Kemiskinan struktural, yaitu kemiskinan yang
disebabkan karena adanya ketimpangan dalam
struktur ekonomi suatu negara.
4. Kemiskinan sosial budaya, yaitu kemiskinan yang
dikaitkan dengan nila-nilai budaya masyarakat. Program penanggulangan kemiskinan yang langsung
diarahkan kepada penduduk miskin antara lain sebagai
berikut:
1. penyediaan kebutuhan pokok untuk keluarga
miskin
2. pengembangan sistem jaringan sosial 3. pengembangan budaya masyarakat miskin Keterbelakangan Secara umum diartikan sebagai suatu kelambatan dalam
perkembangan atau ketinggalan dalam kemajuan.
Penduduk yang terbelakang diartikan sebagai faktor
produksi tenaga kerja yang memiliki kualitas rendah
(tidak profesional atau efisien). Keterbelakangan pada
segi ekonomi tampak pada rendahnya pendapatan per kapita, terbatasnya pasar berbagai macam barang,
rendahnya tingkat spesialisasi, dan rendahnya
penggunaan uang giral per kapita.
-Keterbelakangan
pada segi administrasi tampak pada penggunaan
pembukuan yang belum meluas serta kontrolvdan
pengawasan yang belum memadai. Dalam penguasaan teknologi, Indonesia masih banyak mendatangkan tenaga
ahli dari luar negri untuk jenis pekerjaan tertentu.
Selain itu, mesin-mesin berteknologi tinggi juga masih
didatangkan dari luar negri. Keterbelakangan sikap
mental ekonomi nampak dalam hal penipuan dan
pemalsuan produk-produk resmi, pembajakan karya cipta, serta disiplin kerja rendah.

penyebab kemiskinan dan keterbelakangan indonesia dan negra lainnya

Diposting oleh Fuad pada 19:11, 07-Mar-12

Secara sosiologis, kebodohan, kemiskinan dan keterbelakangan ditentukan oleh tiga faktor; yakni kesadaran manusia, struktur yang menindas, dan fungsi struktur yang tidak berjalan semestinya. Dalam konteks kesadaran, kebodohan, kemiskinan dan keterbelakangan biasanya merujuk pada kesadaran fatalistik dan menyerah pada "takdir". Suatu kondisi diyakini sebagai pemberian Tuhan yang harus diterima,
dan perubahan atas nasib yang dialaminya hanya mungkin dilakukan oleh Tuhan. Tak ada usaha manusia yang bisa mengubah nasib seseorang, jika Tuhan tak berkehendak. Kesadaran fatalistik bersifat pasif dan pasrah serta mengabaikan kerja keras.
Kesadaran ini tampaknya dimiliki sebagian besar masyarakat Indonesia, sehingga kemiskinan, kebodohan
dan keterbelakangan diterima sebagai takdir yang tak bisa ditolak. Bahkan, penerimaan terhadap kondisi itu merupakan bagian dari ketaatan beragama dan diyakini sebagai kehendak Tuhan.
Kesadaran keberagamaan yang fatalistik itu perlu dikaji ulang. Pasalnya, sulit dipahami jika manusia tidak
diberi kebebasan untuk berpikir dan bekerja keras. Kesadaran fatalistik akan mengurung kebebasan manusia sebagai khalifah di bumi. Sementara sebagai khalifah, manusia dituntut untuk menerapkan ajaran dalam konteks dunia dan akhirat. Oleh karena itu, kemiskinan dan kebodohan, wajib diubah. Bahkan, kewajiban itu adalah bagian penting dari kesadaran manusia.
Faktor penyebab lain yang menyebabkan kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan karena otoritas struktural yang dominan. Kemiskinan, misalnya, bisa disebabkan oleh ulah segelintir orang di struktur pemerintahan yang berlaku tidak adil. Kemiskinan yang diakibatkan oleh problem struktural disebut "kemiskinan
struktural". Yaitu kemiskinan yang sengaja diciptakan oleh kelompok struktural untuk tujuan-tujuan politik tertentu. Persoalan kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan juga disebabkan karena tidak berfungsinya sistem yang ada. Sebab orang-orang yang berada dalam sistem tidak memiliki kemampuan sesuai dengan posisinya. Akibatnya sistem berjalan tersendat-sendat, bahkan kacau. Kesalahan menempatkan orang tidak sesuai dengan kompetensinya
(one man in the wrong place) bisa mengakibatkan kondisi bangsa ini menjadi fatal.
Kondisi masyarakat Indonesia yang masih berkubang dalam kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan, jelas berseberangan dengan prinsip-prinsip fitrah manusia. Fitrah manusia adalah hidup layak, berpengetahuan, dan bukan miskin atau bodoh. Untuk mengentaskan masyarakat Indonesia dari kubangan kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan, pemerintah perlu mengambil kebijakan strategis. Kebijakan strategis tersebut membutuhkan suatu jalur yang dipandang paling efektif. Dalam konteks inilah penulis berpendapat bahwa pendidikan merupakan satu-satunya jalur paling efektif untuk mengentaskan seluruh problem sosial di Indonesia.
Meskipun persoalan kemiskinan bisa saja disebabkan karena struktur dan fungsi struktur yang tidak berjalan, akan tetapi itu semua mengisyaratkan pada faktor manusianya. Struktur jelas buatan manusia dan dijalankan oleh manusia pula. Jadi, persoalan kemiskinan yang bertumpu pada struktur dan fungsi sistem jelas mengindikasikan problem kesadaran manusianya. Dengan demikian, agenda terbesar pendidikan nasional adalah bagaimana merombak kesadaran masyarakat Indonesia agar menjadi kritis.
Mari kita berantas kemiskinan dan keterbelakangan, supaya bangsa ini bisa lebih maju.

kemiskinan yang melanda atau yang terjadi di Indonesia.

Diposting oleh Fuad pada 18:46, 07-Mar-12

''Ini hanyalah tugas dari sekolah ''
Dari 100 negara dengan Gross Demostic Product
( GDP) terendah, ternyata Indonesia berada pada
posisi ke 68 dengan GDP perkapitanya sebesar
USD. 3,900 dibawah Sri Lanka atau Iraq yang
negaranya nota bene sering dilanda konfik.
Mungkin menjadi lebih tinggi karena komsumsi penggunaan amunisi dalam konflik masuk dalam
komsumsi masayarakat dan negerinya.
Berikut urutan 100 negara dengan PDP terendah :
1 Zimbabwe $200
2 Congo, Democratic Republic of the $300
3 Burundi $400
4 Liberia $500
5 Guinea-Bissau $600
6 Somalia $600 7 Central African Republic $700
8 Eritrea $700
9 Niger $700
10 Sierra Leone $700
11 Afghanistan $800
12 Ethiopia $800 13 Malawi $800
14 Mozambique $900
15 Rwanda $900
16 Togo $900
17 Nepal $1,000
18 Comoros $1,100 19 Guinea $1,100
20 Madagascar $1,100
21 Uganda $1,100
22 Burma $1,200
23 Gambia, The $1,200
24 Mali $1,200 25 Burkina Faso $1,300
26 Haiti $1,400
27 Sao Tome and Principe $1,400
28 Tanzania $1,400
29 Bangladesh $1,500
30 Benin $1,500 31 Ghana $1,500
32 Zambia $1,500
33 Chad $1,600
34 Lesotho $1,600
35 Tuvalu $1,600
36 Cote d’Ivoire $1,700 37 Kenya $1,800
38 Korea, North $1,800
39 Senegal $1,800
40 Tajikistan $1,800
41 Mauritania $1,900
42 Solomon Islands $1,900 43 Cambodia $2,100
44 Laos $2,100
45 Kyrgyzstan $2,200
46 Nigeria $2,200
47 Sudan $2,200
48 Kosovo $2,300 49 Micronesia, Federated States of $2,300
50 Papua New Guinea $2,300
51 Cameroon $2,400
52 Moldova $2,500
53 Timor-Leste $2,500
54 Pakistan $2,600 55 Yemen $2,600
56 Uzbekistan $2,700
57 India $2,900
58 Marshall Islands $2,900
59 Vietnam $2,900
60 Nicaragua $3,000 61 Mongolia $3,300
62 Philippines $3,400
63 Fiji $3,700
64 Honduras $3,700
65 Kiribati $3,700
66 Congo, Republic of the $3,800 67 Djibouti $3,800
68 Indonesia $3,900
69 Guyana $4,000
70 Iraq $4,000
71 Morocco $4,000
72 Cape Verde $4,200 73 Paraguay $4,300
74 Sri Lanka $4,400
75 Tonga $4,400
76 Maldives $4,500
77 Bolivia $4,700
78 Vanuatu $4,700 79 Bhutan $4,800
80 Syria $4,900
81 Georgia $5,000
82 Jordan $5,000
83 Nauru $5,000
84 Samoa $5,000 85 Swaziland $5,100
86 Guatemala $5,400
87 Egypt $5,500
88 Namibia $5,500
89 Turkmenistan $5,800
90 China $6,100 91 Albania $6,400
92 El Salvador $6,400
93 Armenia $6,600
94 Bosnia and Herzegovina $6,600
95 Algeria $7,100
96 Ecuador $7,700 97 Jamaica $7,700
98 Ukraine $7,800
99 Tunisia $8,000
100 Palau $8,100
PDB diartikan sebagai nilai keseluruhan semua
barang dan jasa yang diproduksi di dalam wilayah tersebut dalam jangka waktu tertentu (biasanya
per tahun). PDB berbeda dari Produk Nasional
Bruto karena memasukkan pendapatan faktor
produksi dari luar negeri yang bekerja di negara
tersebut. Sehingga PDB hanya menghitung total
produksi dari suatu negara tanpa memperhitungkan apakah produksi itu dilakukan dengan memakai
faktor produksi dalam negeri atau tidak.
Sebaliknya, PNB memperhatikan asal usul faktor
produksi yang digunakan. Data statistik Produk
Nasional Bruto di Indonesia sangat dipengaruhi
oleh sikap para birokratnya, penilaian prestasi yang dinilai dari tingkat produksi penduduk sering
memberikan data yang sudah dimark up. Dalam
kenyataannya, dikatakan swasembada beras
tetapi masih perlu import beras karena dinas terkait
ingin menunjukkan keberhasilannya atau
menunjukkan efektivitas programnya, hal ini tentunya akan berpengaruh pada laporan
statistiknya.
Dengan perhitungan komsumsi masyarakat
ditambah investasi ditambah pengeluaran
pemerintah ditambah export dikurangi import
didapat angka PDB. Jika dibagi dengan jumlah penduduk maka akan diperoleh PDP percapita.
Namun secara riel apakah angka tersebut
mencerminkan tingkat kesjahteraan rakyatnya ?.
Angka tersebut adalah angka berdasarkan
perhitungan normatif untuk menilai kemajuan
sebuah negara namun pendekatan jumlah penduduk sebagai angka pembagi sehingga
memperoleh nilai rata2 adalah tepat karena angka
tersebut sangat terkait dengan aktivitas
manusianya.
Biasanya, untuk pendekatan perhitungan PDB ini
mengambil pendekatan pada pengeluaran dengan mengesampingkan faktor produksi yang sulit untuk
menghitungnya. Jika anga PDP tersebut diatas
mengesampingkan faktor produksi maka
perhitungan angka tersebut berasal dari komsumsi
masyarakat ditambah pengeluaran pemerintah
ditambah export dikurangi import dibagi jumlah penduduk. Makin sedikit jumlah penduduk, rasio
perkapitanya makin besar, artinya, Indonesia
menjadi miskin karena kebanyakan penduduk ..!

game predator VS game tekken

Diposting oleh Fuad pada 23:51, 11-Peb-12

Assalamualokum wr. Wb...
Meth pagi tuk semua sobar-sobatku mudah-mudahan selalu dalam keadaa sehat.
amieenn.
Diminggu pagi ini saya hamya mau share game java lag nih!
soalnya aku sering liat adik aku maenin ini game dan katanya game juga cukup keren makanya aku share siapa tau ajakan ada yang memiliki selera sperti adik akusmile.tapi sayangnya game ini hanya cocok untuk hp yang resolusi layarnya 320x240.
Game yang pertama adalah predator untuk screen shotnya silahkan lihat di bawah ini.





dan game yang kedua adalah Game Tekken untuk screen shotnya silah liaht dibawah ini.







DOWNLOAD PREDATOR HERE